My Poem

Monday, July 28, 2008

Menjemput Senja



Tatap sang nirwana berkilauan cahaya
Indah lembayungmu terbenam di palung hati
Bersama kita arungi samudra
Suka duka tlah kita rasa tuk meraih cita

Namun kini tak bisa lagi kunikmati
Indahnya cahaya sang nirwana
Tak ada lagi gelak tawa hiasi jiwa
Karena kita akan menjauh seperti senja disana

Seiring mentari yang slalu datang dan pergi
Bunga-bunga pun mekar mendewasa
Dedaunan mulai hijau menua
Episode hidup ini masih panjang sobat...

Layaknya pasir waktu yang kan terus bergulir
Derap langkah ini pun terus berdesir
Kini kita harus berpisah kawan...
Telusuri hembusan angin, menembus dingin,
Arungi sepi tuk raih setitik mimpi

Sungguh kau takkan terlupakan...

Sejuta kenanganmu kan tersimpan dalam ingatan
Hingga suatu hari nanti
Bersama kita akan berjalan, menjemput senja
Yang lama tlah menuggu kita
Meraih mimpi dan asa...



dits

Petuah Pencinta


Kesunyian cinta adalah keindahan
Kerinduan cinta adalah kenikmatan
Perpisahan cinta adalah cobaaan

Jangan pernah berkata cinta itu indah
Jika belum pernah merasakan indahnya

Jangan pernah berkata kenikmatan cinta
Jika belum pernah rasakan nikmatnya

Dan..

Jangan pernah mencoba cinta
Jika tak mau rasakan perpisahan...




dits

Napak Tilas


Ku berdiri, ku tapaki
Namun tak ada yang seindah pertiwi
Semerbak wangi bak parfum permaisuri
Merayu indah menggugah naluri

Ku mengadu, ku merayu
Namun tak ada yang seindah negeriku
Langit yang mendayu dengan desah sang ayu
Membuatnya selalu dirindu

Ku melangkah, ku mengadah
Tanahku tetap paling indah
Gemah ripah nan ramah
Santun berpantun lagi tekun

Walaupun nada kelabu kerap mengalun
Dan lagu lama tentang keserakahan masih tetap melantun
Namun cintaku kan tetap tertuntun




dits

Tuesday, July 22, 2008

Aku Adalah Aku


Aku adalah aku
Bukan kamu, dia atau siapapun
Aku tak perlu menjadi dia, kamu atau siapapun
Jika aku bisa menjadi aku
Dan tak perlu aku menanyakan
siapa aku

Bukankah yang paling mengenal diriku ini cuma aku ?
Bukan kamu, dia atau siapapun

Siapa yang bisa merasakan detak jantungku?,
denyut nadiku?, perasaanku...?
Hanya aku....!
Bukan kamu, dia atau siapapun

jangan paksa aku

Dengan segala keterbatasan dan kelemahan
Izinkan aku menjadi aku
Bukan kamu, dia atau siapapun...


dits

Saturday, July 19, 2008

Diam Sejenak


ku ingin diam sejenak
nikmati lelah yang menahun sampai ubun-ubun
biar penat dalam diri ini mengalun

Tak apa tinggalkan petak
hilangkan jejak
lari sejenak dari kerumunan pola fikir otak
yang menjebak

relakan terbang melayang
biar tenang kan datang
rasakan roh yang bergentayang
biar raga tak cuma cangkang

ku ingin mati sejenak
matikan beban yang kian membludak
bebaskan persoalan yang bikin botak

tapi... Ups Jangan
jangan terlena kawan
saat semua kembali ke titik aman
kembalilah pada kenyataan

dari titik diam yang temaram
kita melangkah menuju titik khatam





Dits

Wednesday, July 16, 2008

Nestapa Pujangga


Kulihat untaian kata disana
Berjejer, berbaris bak rentetan tangga nada
Berirama beriring kilau cahaya
yang menyaingi bintang kejora

Indah sangat...

Kulihat lagi didekatnya
luar biasa...
Disana telukis mutiara-mutiara kata
yang membentuk rona sastra
Samar namun bermakna

Rupanya para punjangga
Sedang menorehkan pelanginya
Diatas kanvas pesona mereka lukiskan kisah hatinya

Murung, ceria, derita, nestapa
Semua seolah menjadi simphoni yang indah
ditangan mereka

ah pujangga
Nestapamu membawa rasa
Meranamu bawakan secercah asa
Sedihmu berikan setitik cinta
Kau sulap semua menjadi mutiara

Oh indahnya sastra...

Iri ku memandangmu menggoreskan tinta
sayang aku bukan pujangga
Aku hanya hamba yang tak berdaya
Terlena dalam buai katanya
dan terpana dalam setiap keindahanya...




dits

berlari (mengejar mimpi)


gemerincing asa tergoyahkan
oleh semilir angin dari utara

aku disini sendiri
berdiri di bawah rinai hujan
yang terus membasahi

kunikmati setiap tetes
yang meresap kedalam pori
kucari kedamaian
disetiap relung sepi

akankah keindahan ituhadir disini..??
akankah gemercik itu mendatangkan teori..??

teori yang menerangkan arti mimpi
atau hanya sekedar penambal isi hati

ah rupanya percuma saja ku disini
bergelut dengan mimpi
berteman harapan hampa tak pasti

aku sadar aku harus berlari
mengejar keping mimpi
yang berserakan tak terkendali

aku harus resapi
sandarkan untai fikir dengan teori

aku harus berimaji
berfantasi dengan kepingan mimpi
dan untai teori
menghasilkan korelasi yang berarti

dan aku harus menepi
menyrutkan lelah yang menghinggapi
dan memberi waktu tuk berserh diri
tuk kumulai kembali berlari



dits